Feeds:
Posts
Comments

Archive for September, 2009

Lebaran 1430 H

hariraya

Lebaran kali ini, lebaran pertama bareng seorang perempuan yang mampu membuat saya merasa nyaman dalam situasi apapun, dimanapun..dan kapanpun….oke…ini serius…bukan gombal. Sesuai kesepakatan kita, untuk lebaran pertama dan kedua kita rayakan dirumah nina, sisanya di Jakarta dan keluar kota…jalan jalan.

Pagi hari selesai sholat Ied, setelah selesai sungkeman dan makan pagi kami langsung silaturrohim kerumah family istri yang ada di Babelan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi makam nenek nina (niat budi luhur, luhure budi karna Alloh) yang lokasinya tidak jauh dari rumah sodara tadi. Sorenya, kami berdua melanjutkan silaturrohim kedaerah Jatimulya, Bekasi Timur, tempat pertama saya tinggal di Bekasi. Dalam perjalanan pulang, kita pokus mengamati penjual DVD bajakan yang mangkal, rencana pengisi waktu malam nanti,dan  na’as nya kami tidak menemukan mereka.

Lebaran kedua, saya berencana ngajak nina silaturrohim kerumah Keken, salah seorang teman yang tinggal dibilangan Cipinang, Jakarta Timur. Akibat derita masuk angin yang cukup mengganggu, acara kerumah Keken kita belokkan ketempat yang lebih dekat, Perumahan Kemang Pratama. SDC10919

Gerbang perumahan Kemang Pratama

SDC10903Bang, siomay atuk

Di kemang, kami makan siomay… yang ternyata harganya mahal gila… tapi tenang aja gerobak nya udah kami poto buat barang bukti, termasuk abangnya kita poto juga… biar nanti2 kita ga beli lagi sama abang yang itu hwhwhwhw….

Sepulang dari Kemang Pratama, kami singgah ditempat penjualan DVD bajakan, saya milih Fridah 13th dan 2012, sedangkan nina milih Push, dan  InkHeart. Malamnya kita nonton…sisanya malah kita yang ditonton ;p

Lebaran ketiga, bersama Istri dan adik ipar, kami berangkat ke Jakarta, kerumah uni tertua sekaligus mau sungkeman sama kedua orang tua saya disana. Sesampai di Jakarta, masakan kesukaan sudah menunggu, tidak usah tunggu lama kita langsung menyantap masakan padang asli

SDC10939Sore harinya, kita semua jalan jalan silaturrohim kerumah family yang ada di Depok dan Pondok Gede. Malamnya langsung istirahat untuk mempersiapkan tenaga yang akan dipakai esok harinya, turing…turing…turing.

Besok paginya, setelah mengemasi barang barang dan mohon pamit, perjalanan kita lanjutkan menuju Bogor menggunakan Skywave 125 yang sudah tidak diragukan lagi kehandalannya. Sebelum memasuki UKI, kami singgah dulu di Otista guna mengganti ban belakang dengan tubeless. FYI, untuk Skywave 125, jika ban belakang harus ditambal, maka anda harus membongkar knalpot dan melepas shockbraker sebelah kanan, cukup rumit. Malah dari cerita yang berkembang, biasanya tukang tambal ban ogah mau nampbal kalau ban belakang yang bocor adalah kempunyaan Skywave 125 atau Nuovo (bukan sabun mandi ya). Untuk mengantisipasi itu semua, ban belakang saya pindahkan kedepan dan ban belakang diganti dengan seri tubeless. Kalau bocor cukup ‘sodok’ dari luar, ga usah repot repot bongkar knalpot

SDC10940Selesai itu semua, saya berencana mau beli winshield GIVI, tapi sayangnya merek yang dimaksud tidak tersedia disana, yang ada hanya winshield lokal. Tapi untungnya juga winshield GIVI tsb tidak ada yang ngejual, karena ternyata setelah saya brosing di internet, winshield merek tersebut harganya hampir sampe 2 juta…GILA!!!

Perjalanan kita lanjutkan menyelusuri jalanan Pasar Minggu menuju Depok, dengan kondisi nina harus membopong ban depan yang sudah tidak dipake. Sambil mengemudi saya terus berpikir, mau dijual dimana ban ini, ga rela istri dibelakang megangin ban…ga lucu! Tiba tiba kami disalip oleh bapak bapak yang lagi membawa ban bekas dengan kapasistas yang cukup banyak, dan dari gaya berkendaranya kelihatannya dia penjual ban bekas. Gas saya tarik agak kuat supaya bisa mencapai bapakPenjualBanBekas. Setelah berpapasan, saya langsung teriak aja, “Mau beli ban saya ga pak!!” hahaha…lucu juga. Tapi si bapak bilang tidak…yo wiss..nina yang sabar dulu ya sayang megangin ban nya. Sampai di Depok, saya berhenti ditempat tambal ban, mencoba menawarkan ban tersebut. Dengan spontan dia bilang tidak berminat.

“Tapi kalau saya titip dulu disini boleh ga Bang”

“Waduh kalau bannya ilang gimana bah”

“Ga apaapa, saya percaya abang saja bah”

CLOSED – ban kita titip disana. Sebelum berangkat saya minta nina ngapalin tempat tersebut, biar besok pas ngambil lagi ga usah nyari nyari.

“Di poto aja uda”

Siipppp, nih tak kasih liat potonya

SDC10943Yeah…..dan kami pun terus meluncur dengan kecepatan standar, rata-rata 60km/jam kurang. Sesampai di Bogor kami mengunjungi rumah Mas Didit, beliau ini pembimbing lapangan saya sewaktu dulu magang di BPPT. Kira kira satu jam disana, silaturrohim kami lanjutkan ke Komplek GunungGede, mengunjungi rumah Mr. Mahfud MD. Asli bapak yang satu ini masih terlihat seperti beberapa tahun lalu, tetap bisa menghadirkan humor yang natural. Nina aja terpingkal pingkal karnanya

“Na, lucuan mana Mas Mahfud dibanding anaknya (yang baru lahir beberapa bulan lalu)”

“Lucuan bapaknya..(sambil terus ketawa ngakak)”

Ngobrol sana sini, berikutnya kami lanjutkan menuju Ciawi, rumah Audi, teman semasa kuliah di IPB. Sesampai disana kita langsung menuju saungnya yang terkenal sejuk dan alami, ditemani sepoian angin dingin ciawi dan petikan gitar YAMAHA.

SDC10949

SDC10947

SDC10950

Kira kira jam setengah 6 sore, kami kembali turun ke Bogor. Sesampai di depan mall Ekalokasari, kami singgah untuk makan malam. Selesai makan kita putuskan melanjutkan bersilaturrohim ke rumah Rendy sekaligus minta petunjuk supaya kami bisa diberikan tempat menginap gratis barang satu malam ini. Perjalanan kebilangan Sindang Barang diselingi gerimis hujan khas Bogor.

“Ren, cariin gua tempat nginap malam ini dong”

Kurun waktu satu jam, Rendy mencoba menghubungi beberapa nomor yan dipercaya sebagai juru kunci Pondok Griya, tapi hasilnya nihil karena kebanyakan dari mereka sedang berlebaran. Dannn akhirnya setelah celana panjang yang nina pake hampir kering, akhirnya diputuskan juga untuk menginap di Bogor Inn, kira kira jarak 10 meter dari kosan saya dulu. Setelah survey kamar yang mau ditempati, saya cocok karena kamarnya bersih dan nyaman. Dalam hati saya pikir biaya penginapan disana 150-an ribu/malamnya. Tapi setelah ditanya, ternyata cuma 75 ribu saja….wuidiihhh puassss banget walau dengan kamar mandi diluar dan tempat ditidur yang berisik… gerak dikit bunyi… gerak banyak bunyi… huftt…

Pagi Kamisnya, 24 September 2009, udara Bogor yang selalu saya rindu datang menerpa, membuat diri larut akan kenangan kenangan tinggal di Bogor. Setelah berkemas, kita bersiap melanjutkan perjalanan ke Sukabumi, kebetulan ada rumah salah seorang teman disana. Setelah contact dengan Mr. Dudee yang bertindak selaku tuan rumah disana, kami tinggalkan Bogor Inn yang ramah dan tenang, InsyaAlloh next time kami akan kembali. Sarapan pagi sebelum ke Sukabumi, kami putuskan menyantap gado gado dan karedok dipinggiran jalan Padjajaran, tepatnya didepat tugu Kujang.

SDC10958Selesai sarapan gado2 dan ketoprak mahal!!, Sukabumi…we are cominggg. Perjalanan cukup lancar dan kami tidak terjebak macet karena kami memilih jalur alternatifp. Kira kira pukul 11 pagi, kami sampai di alun alun Sukabumi, tempat yang disepakati dengan Mr. Dudee untuk bertemu. Sembari menunggu tuan rumah menjemput, kami sempatkan berpoto poto sambil ngerujak..nyammmm…

SDC10971

SDC10967Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya kami dijemput dan langsung digiring menuju kediaman Mr.Dudee. Tidak tanggung tanggung, tempat tidur dan makanan sudah tersedia dan tinggal dinikmati. Makan siang dilaksanakan di saung yang terletak dibelakang rumah. Ditemani berita arus mudik dari TV sharp 17 inch, lalapan dan ikan segar menjadi santapan siang kami yang penuh makna, big thanks brow!!

SDC10972Selesai makan, kami dipersilahkan istirahat ditempat yang sudah disiapkan…swear keren banget, dan hawanya sangat sangat natural. Kami ditempatkan dilantai dua dengan pemandangan sawah disamping rumah. Walaupun sawahnya udah pada panen, tapi tetap asyik memperhatikan anak2 main layangan, jadi ingat akan kampung halaman..hiks

SDC10978

Malam harinya, setelah mendapat peta kota Sukabumi versi orat oret..kami berangkat ke mall terdekat, memenuhi janji untuk beliin istri celana..hiks maap yah na, uda lupa. Selesai shopping, kami menuju bubur ayam yang direkomendasiin tuan rumah, namanya bubur ayam bunut dan memang sangat enak. Tak heran kalau satu porsinya dipatok 9 ribu.

Sisanya…kita istirahat untuk besoknya melanjutkan perjalanan arus balik menuju Bekasi, tentunya singgah sebentar di Bogor untuk sholat jumat dan metikin jambu buat istri ;p

Dalam perjalanan pulang, kami singgah di perumahan Rancamaya sekedar untuk poto poto. Eh ternyata bapak sekuriti disana cukup galak, gak boleh poto poto. Harusnya digerbang masuk perumahan dibikin tulisan, “YANG NARSIS DAN BANCI POTO DILARANG MASUK”, sehingga kami ngga usah singgah.

Tapi namanya narsis dan banci poto tidak akan mati sodara sodara…tetap kami masih bisa curi curi disana, dan inilah hasilnya…

SDC11029Dan kira kira pukul 4 sore, kami sudah sampai di Babelan, langsung istirahat karena besoknya saya sudah harus masuk, lembur coii…

-genta-

diupdate dikit sama nina

Read Full Post »

Lebaran Pertama

Lebaran pertama bareng suami hihihi… seru juga… klo lebaran2 sebelumnya sibuk cari2 perlengkapan lebaran buat sanak family bareng temen2 deket (nunik + Diana) atw bareng adek tersayang (Bibir) lebaran kali ini bareng suami… kemana2 dianter sama suami… kemana2 pergi sama suami….

Lebaran pertama ini ga pulang kampung secara mertua ada di jakarta dan semua keluarganya suami di jakarta semua kecuali uni yani yang mudik ke madiun… uhmmm mw pulang ke purwokerto juga ga cukup waktunya soalnya suami 3 hari terakhir mesti kerja… cari duit buat istri… heee…

Lagian ga tega juga ninggalin nyokap lebaran sendirian di rumah sama si bibir doang…. hmm ga kebayang deh… .. how sad she will be…

So… dah direncanain hari pertama dan kedua lebaran kami ada di babelan kemudian hari ketiga ke jakarta hari ke 4 jalan2…

Na bersyukur bgd krn uda dah mau ngerayain hari pertama lebaran di babelan walaupun amak sama apak ada di jakarta….  apalagi tadi pagi pas ngedenger uda kangen sama amak…. hmmm…. na ngerasa na egois bgd…. hiks…. maaf ya uda krn na ga peka….

Sekarang, kami udah di jakarta…. dan uda lagi tidur tuh di samping na… padahal katanya mw nemenin na nulis postingan ini… tapi na ga mau ngebangunin soalnya uda pasti capek bgd apalagi ditambah ntar habis maghrib kami harus cabut lagi ke babelan….

Dari hari kamis kerjaan kami cuma nge-gembol pergi sana pergi sini… mulai dari karawang… ke cikarang … ke babelan… ke bekasi…ke jakarta dan ntar sore ke babelan lagi… fuuuhh…. na aja yang di bonceng capek apalagi yang ngebonceng…. uhmmm no wonder klo suami na yang satu ini tambah tipis…. hiks… my bad!!

Read Full Post »

kontrakan owh kontrakan

Got kontrakan tersumbat… yikes…. bauuuuu…!!! 

Tapi untungnya suami siaga dengan sabarnya ngorekin sumbatannya dan nyiramin sampe bau nya hilang…. ^_^….

Mudah2an kesumbat nya ga sering2…

Amin

-nina-

Read Full Post »

Happy Ied.. in advance…

kartu ucapan

Read Full Post »

Gagal Sahur…lagi…

Semalem, na cuma pasang satu alarm… dan yakin bgd klo bakal kebangun seperti biasa buat sholat tahajud sebelum ngebangunin suami untuk sahur…

tapi… rencana tinggal rencana… hiks

setelah matiin alarm…na rebahan lagi…soalnya matanya masih sepet… rencananya sich cuma 15 menit… tapiii…

tau-tau uda bilang “na … udah jam setengah 5”

haaaaaaaaaahhh…!#$#%$%$^$^%^

na buru2 minum… buru makan yang bisa di makan…trs uda minta dibuatin mie…

pas mie nya mateng… dan siap bwt dimakan… tiba2 terdengar suara adzan shubuh…

hwhwhw tapi na tetep ngeyel… na bilang shubuh itu jam 5 bukan 1/2 5… trs na kembali ke posisi siap2 menyantap mie..

tapi uda tetep minta na untuk tunggu… soalnya klo dah adzan itu dah ga boleh makan…

tapi kan… tapi kan… belun adzan… jd na minum dikit plus icip mie nya dikit…

trs tau tau… pas selesai nlpn apak… uda bilang udah adzan… so mie nya di simpen ajah…

hhhhhhmps… icip2 tadi… bikin na batal sblm puasa ga ya…????

tapi kan na ga tau… jd puasanya dilanjut…

hmmm…. coba klo tadi na toat…

coba klo kemarin sore na toat untuk makan nasi pas buka…

hmmmm….

semoga kami tetap diberi kekuatan untuk menjalani ramadhan ini.

Amiiin..

Read Full Post »

Love U Full..

DSC_0179 copy

Uda..

Na selalu harap na bisa menjadi segalanya bua uda, sekarang dan selamanya…

Love always,

Nina

Read Full Post »

Ngabuburit pagi pagi

 Jeng…jereng…jrengggg!!!!!! (dari kejauahan terdengar sayatan gitar Kirk Hammet)

SDC10763

Hehe…dua pasangan narsis dan banci poto ini kembali memulai petualangan menelusuri gurun gersang nan menantang di belahan Nevada Cikarang. Tepat di Sabtu pagi yang cerah dan terik, dua pasangan muda ini bersiap siap menuju target tujuan, tentunya dengan menunggangi Skywave 125 yang baru beberapa hari ditarik dari Dealer Resmi di bilangan Cikarang (sekalian mau test ride matic kebanggaan Suzuki ini)SDC10759

Nina yang udah siap siap dengan helmnya duduk dibelakang sambil memberikan pelukan mesra pada suami tercinta (weii..puasa…puasa). Sesekali dia mempererat pelukan yang membuat sang suami susah buang air besar…eh..maksudnya susah bernapas.SDC10752

Ngomong-ngomong suaminya cocok jadi model untuk sepeda motor niy ;pSDC10757Sang istri juga ga mau ketinggalaan..hmm kayaknya dua duanya bisa nih 😀SDC10756

Sesampainya di lokasi, terik mentari mulai mengurangi kadar H2O dalam tubuh, membuat diri berfantasi akan sejuknya es tebu atau sop buah yang berjejer di daerah Cikarang Baru disore hari sebalum azan maghrib berkumandangSDC10779

Tapi terik mentari bisa terbendung dengan melihat tatapan mata dan senyuman manis sang istri tercinta (basii…basiii)SDC10802

Iseng iseng berhadiah…saya pura pura berakting layaknya pemanjat tebing profesional…tapi tipuan kamera kayaknya cukup berhasil

-genta-

Read Full Post »

Older Posts »