Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2010

Menanti…

Sudah tiga bulan kami berusaha untuk mendapatkan rumah yang kami idam-idamkan. Dan ternyata semuanya tidak semudah dan semulus yang na bayangin.

Awalnya kami mengajukan pinjaman KPR dari Permata, semua persyaratannya sudah kami lengkapi, semuanya yg ngurus suami jd na kurang paham apa aja tuh syaratnya. Setelah itu, kami harus menunggu pihak bank untuk survey, waktu tunggunya ga terlalu lama krn suami ga bosen2 bwt nelponin pihak bank untuk nanyain mengenai progressnya.  Dan alhamdulillah hasil surveynya baik.

Setelah itu, keluarlah nominal yang disetujui oleh pihak bank, tapiiiiii sebelum uangnya cair kami mesti ke notaris yang ditunjuk oleh pihak bank bwt mengurus pajak dan lain2.

Saat ini, kami masih berkutat di notaris, krn ada beberapa dokumen yang diperlukan dari pihak pertama (orang yg empunya rumah), setelah dokumennya lengkap, baru deh semua pihak dateng untuk proses jual beli.

Hmmm… ga pernah kebayang klo prosesnya bakal segini panjang…. mudah2an semuanya dimudahkan sehingga kami bisa cepet2 pindah rumah..amin

-nina-

Advertisements

Read Full Post »

Pagar Bambu

Dikampung saya, pagar bambu bukanlah barang yg unik dan langka. Semua orang bisa dengan mudah mendapatkan dan membuatnya. Biasanya bambu didapat dikebun, kemudian pengerjaannya dilakukan secara bergorong royong. Tapi kalau dikota, bambu menjadi barang yang unik dan menarik, apalagi jika diracik dengan sentuhan seni nan apik. Duh jadi kepincut pengen bikin pagar dari bambu, selain harga yang murah, kesan alami juga sangat kental terasa. So, hasil brosingan pagi ini dapat beberapa inspirasi, here we go:

1.Kalau model diatas sebenarnya gampang dibuat, cuma didaerah perkotaan agak susah mencari bambu betung (botuang, kalau bahasa kampuang saya) yang berfungsi sebagai rangka utama.

2.Model berikut sangat terlihat menarik. Bambu yang dipakai adalah bambu mungil. Kalau dikampung bambu jenis ini biasanya dipakai untuk alat memancing. Untuk penopangnya bisa juga menggunakan pohon kelapa yang tua.

3.Pagar diatas sebenarnya cocok untuk taman. Untuk pembatas tanah/pagar rumah, kelihatannya terlalu pendek.

4.Bambu jenis berikut lebih mudah didapat. Sering tiap lewat toko material, rata rata saya menemukan bambu tipe medium seperti ini.

5.Ah cantik sekali pagar ini, cuma sayangnya masih kurang tinggi.

6.Kalau yang ini, nina pasti suka nih…

7.

Menarik sekali, tapi kelihatannya kurang kuat karna tersusun dari bambu yang sudah di belah (bilah)

Soo…nina suka yang mana sayang…

-genta-

Read Full Post »

Our Baby

Lucunya anak ku, wlwpun masih dalam kandungan tapi tetep sadar  kamera hwhwhww….

Love you so much :-*

Read Full Post »

Tujuh Bulan

Dia…

Yang selalu hadir dalam riang dan duka,

Membawa obor penerang ketika kuterjebak dalam gelapnya gulita malam

Membasahi dahaga kering dalam perjalanan ditengah sahara

Tertawa bersama dalam kehangatan rumah cinta

Sayang…

Tak sabar menunggu tiga hari lagi…mengintip bayi kita yang tertidur tenang dirahimmu

Menyaksikan detak jantung kehidupannya

Sayang…I L Y….till d end

-genta-

Read Full Post »

Jangan pernah menyimpan sesuatu untuk kesempatan istimewa, karena setiap hari dalam hidupmu adalah ISTIMEWA

🙂

-genta-

Read Full Post »

Interior minimalis…

Lagi nyari nyari insiprasi…nemu yang kita bangedd 😀

Ruang tamu dan ruang santai…sayang sound systemnya masih kurang. Kalau bisa tambahin beberapa speaker dan gitar akustiknya, YAMAHA.

Udah oke banged nih, tinggal ditambahin meja kerja buat ngerjain project2 lepas, atau buat lembur kalau lagi malas ngantor.

Dapur yang sudah sesuai dengan impian…hmmm….sekarang saatnya nyari duiiitttt

-genta-

Read Full Post »