Feeds:
Posts
Comments

Archive for July, 2010

PERUT yang semakin membuncit dan kondisi psikologis yang labil sering kali membuat ibu hamil merasa tak nyaman saat bekerja, apalagi ditambah dengan panjangnya waktu bekerja yang membuat ibu hamil mudah lelah, sulit berkonsentrasi krn ngantuk.

Cara mensiasati agar tetap nyaman bekerja walaupun saat hamil:

  • Jika merasa mengantuk dan sulit untuk berkonsentrasi jangan dipaksakan untuk terus bekerja, tinggalin aja untuk sesaat, bisa tidur dulu atau cari teman untuk mengobrol atau main game sampai kita merasa siap kembali untuk kerja. Jika memang kita dikejar deadline coba aja cuci muka atau wudhu dulu. Klo ngantuknya ga ilang2, ijin aja pulang lebih awal heeeeeeeee……
  • Jaga kondisi tubuh dan pola konsumsi, dan tidak lupa untuk memperhatikan gizi selama kehamilan, dan tidak ada salahnya jika membawa bekal sehat yang dibawa dari rumah ke tempat kerja. Klo sebelumnya meja kerja saya penuh sama berkas2, sekarang ini ga cuma berkas2 aja tapi juga sama berbagai macam makanan ringan dan kadang ada buah2an juga. Pas lagi rapat, jangan lupa juga ngantongin makanan buat jaga2 klo tiba2 terasa lapar.
  • Bicarakan dengan atasan mengenai perubahan2 yang terjadi dalam diri kita selama kehamilan, biasanya sich atasan akan maklum. Bicarakan juga dari jauh2 hari kapan kita akan cuti agar atasan bisa siap2 untuk mengalihkan pekerjaan kita.
  • Banyak berjalan akan membuat kita tambah sehat dibandingin diam di rumah. Klo kakinya pegel2 minta suami bwt minjetin 😀

Kayaknya untuk sementara itu dulu deh, soalnya bwt saya pribadi lebih enak dibawa kerja dibandingin dirumah hee soalnya dirumah ga ada siapa2, sepi. Kecuali klo suami cuti.

– Nina-

Advertisements

Read Full Post »

11 Bulan

Ga terasa, udah 11 bulan hidup bersama Genta Sahuri, susah senang tertawa menangis bersama.

Alhamdulillah, dari hari ke hari keliatan uda nina yg satu ini semakin dewasa, emosinya berkurang, dan semakin sayang sama nina.

C.I.N.T.A

-Nina-

nb: Dalam rangka 11 bulan ini, uda bawain nina Mixer stand from Miyako, door prize acara family day kemaren. Tetap disyukuri walau kemaren ngarepnya dapat Scoopy hehehe. Love u sayang…

-genta-

Read Full Post »

Sebelumnya memang ada 7 bulanan tapi sekarang2 ini ada jg yang merayakan 4 bulanan dan tiap ditanya ke masing2 orang pasti punya alasan yang berbeda2 dengan inti yang sama yaitu mendoakan si bayi dan si ibu.

Nina sendiri sudah bisa lolos dari acara 4 bulanan, tapi barusan nyokap nanyain lagi “kapan mw diadain 7 bulanan” hiks…. ga tau mau kasih alasan apa lagi….

Karena pada dasarnya:

  1. Acara 7 bulanan tidak pernah ada dalam syariat Islam. Karena

    memang tidak disyariatkan. Maka tidak pernah ada keterangan untuk itu.

  2. kalau acara 7 bulanan diada-adakan dengan niat sebagai bagian dari ibadah, maka jatuhlah sebagai bid`ah. Karena tidak ada dasarnya dari syariat Islam. Namun bila dilakukan tanpa mengharapkan pahala apa-apa dan juga sama sekali bukan diniatkan ibadah, maka bukan termasuk bid`ah. Masalahnya, buat apa kita mengerjakan sesuatu yang tidak ada nilai ibadahnya. Padahal untuk menyelenggarakan acara itu pastilah butuh pengeluaran dana. Bukankah hal itu malah sia-sia  belaka ? Bukankah yang punya nilai ibadah dan jelas dasar syariatnya  masih banyak yang belum kita kerjakan ? Lalu mengapa kita harus  memaksakan diri mengerjakan sesuatu yang tidak ada dasar syariatnya ?
  3. Selain itu, bagaimana membedakan niat seseorang ketika melakukan acara 7 bulanan itu antara niat ibadah atau sekedar ikut-ikutan belaka ?

Alasan diatas memang belum pernah disampein ke nyokap karena na ga tau gimana cara nyampein nya masalahnya acara 7 bulanan udah menjadi adat atau kebiasaan. Dan na jg tau posisi nyokap, pasti udah ditanyain sama tetangga2 kapan 7 bulanannya… apalagi na cewe satu2nya dikeluarga pasti nyokap kepingin bgd ngadain acara yg begini2an bwt anaknya.

Ya Alloh, jauhkan lah hamba mu ini dari bid’ah ya Alloh.

-Nina-

Read Full Post »

2 hari sebelum hari H, uda dapat jatah 2 kaos Family day; satu bwt uda, dan yang lainnya bwt nina. Dengan semangat 45 uda langsung cuci kaos tsb.

Dan sesuai instruksi suami, minggu pagi selepas sholat shubuh, kami bergegas merapihkan barang2 yang perlu dibawa: obat, payung dan baju ganti. Diperjalanan ga lupa mampir bwt beli nasi uduk yang selalu terlihat banyak pembelinya….padahal rasanya ga enak2 amat… dan parahnya na selalu tertarik bwt ngebeli tuh nasi uduk… dan tiap kali makan …tiap kali itu juga nyesel krn sudah terpengaruh.

Sepanjang jalan menuju yutaka ternyata pemandangannya indah banget, awannya bagus, pohon2 berjajar rapih, ada pabrik yang sudah beraktivitas ada jg yang masih sepi. Pemandangan yang jarang na temuin pada saat menuju ke PiYu hwhwhwhw soalnya klo jalan ke PiYu lurus doang, jalan sambil tidur aja bisa nyampe ke kampus dengan selamat heeee

Sampe di Yutaka, nasi uduknya masi anget, trs kita makan di pantry. Ga lupa uda ngasih liat dimana dia mesti absen, trs meja siapa aja yg ada disitu…. trs ada display produk2 yutaka gitu.

Habis makan, kami segera meluncur untuk cari tau kami harus naik bus no berapa. Dan ternyata kali ini kami kebagian duduk di bus no. 16 yang ternyata cepat penuhnya so bus yg kita tumpangi bisa cepat berangkat ke Mekarsari. Keberangkatan diawali dengan doa bersama trs dilanjutkan dengan bagi2 snack pagi…. hmmm… rotinyaaa… gorengannya….. sedap sedap sedap….

Di bus juga, kupon doorprize dikumpulin… heeeeeeee benar2 sangat berharap bisa bawa salah satu hadiahnya 😀

Bus kami, ternyata melewati gang rumah engkongnya dede ^_^ sambil di elus2… dedenya dikasi tau… klo ga jauh dari gang itu ada rumah engkongnya… heee sing ~ engkong guan-tung engkong guantung mengapa ga pulang …pulang… cucu..mu cucumu… ~

Na kebangun pas uda colek2 tangan nina, tanpa ngucapin sepatah katapun. Sampe akhirnya na sadar klo ternyata kami sudah sampai. Pas keluar bus uda baru bilang klo ternyata anak yang duduk di dekat kami muntah 😀 jd wlwpun yang lain belum turun uda buru2 turun duluan.

Sepanjang jalan menuju lokasi acara berjejer rapi umbul2 acara family day Yutaka, dan untuk masuk ke lokasi acara kami harus daftar dulu, disitu nuker kupon souvenir. Setelah dapat posisi tempat duduk yang enak, ternyata ada pengumuman klo kita sudah bisa poto keluarga sambil menunggu acara dimulai. Tadinya sih mau nanti2 aja, tapi karena ga terlalu antri jd kami segera menuju TKP dan ceprat… cepreeeeett….  ga berasa… 😛

Habis dipoto kembali ke tempat duduk sambil uda ngenalin orang2 yang ada di sekitar kami. Acarapun dimulai dengan tarian odong2 yang mengarak dua direksi baru, dilanjut dengan ndangduts.. dan doorprize serta quiz2.

Kami memantau dari kejauhan klo Mas dudi sang interpreter sepanjang acara terlihat sangat sabar menemani anaknya yang terus bergerak heee sampe akhirnya posisi mas dudi memungkinkan bwt dipanggil. Ga lama, istrinya mas dudi juga ada. Eh abis itu ada oleh2 deh dari sukabumi … mochi..mochi… ^_^

Read Full Post »

Sumber: http://health.detik.com/

Jakarta, Salah satu kondisi yang sering dikeluhkan ibu hamil adalah sakit pinggang yang biasanya terjadi saat perut semakin membesar. Tapi kondisi ini bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal.

Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan sakit pinggang saat hamil, seperti bertambahnya beban yang harus dibawa yang meningkatkan stres pada sendi, rahim yang tumbuh besar yang bisa menekan saraf.

Selain itu perubahan hormonal juga membuat sendi dan ligamen yang menempel tulang panggul ke tulang belakang menjadi longgar, sehingga timbul rasa sakit serta keidakstabilan bergerak.

Para ahli menuturkan ada dua pola umum dari sakit pinggang yaitu nyeri yang terjadi di daerah vertebrata lumbar di bagian punggung bawah dan nyeri di pelvis posterior yang dirasakan di bagian belakang tulang panggul.

Posisi pinggul yang bengkok seperti duduk di kursi dan membungkuk ke depan saat bekerja di meja bisa membuat nyeri pelvis posterior semakin memburuk. Terkadang beberapa ibu hamil mengalami sakit di kedua bagian tersebut.

Seperti dikutip dari Babycenter, Jumat (2/7/2010) ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya sakit pinggang dan punggung, yaitu:

  1. Mulailah melakukan program latihan untuk meregangkan dan memperkuat otot-otot di punggung, kaki dan perut. Namun jangan terlalu cepat atau banyak, karena bisa menyebabkan ketegangan sendi.
  2. Perempuan hamil cenderung duduk dengan bahu turun dan punggung bungkuk sehingga menekan perut, hal ini akan memberikan tekanan lebih pada tulang belakang. Jadi usahakan untuk berdiri atau duduk dengan posisi tegak, sehingga perut tidak tertekan.
  3. Jika pekerjaan mengharuskan untuk duduk terus, maka gunakan bantal kecil untuk menyangga tulang punggung bawah. Serta usahakan untuk berjalan atau berdiri setidaknya setiap 1 jam.
  4. Jika ingin mengambil barang, usahakan dari posisi membungkuk untuk mengurangi tekanan pada punggung.
  5. Berhati-hatilah saat bangun tidur, serta tekuk kaki pada lutut dan pinggul ketika akan berguling ke samping.

Namun jika sakit pinggang tersebut sudah muncul, ibu hamil bisa melakukan hal berikut untuk membantu mengatasinya, yaitu:

  1. Jangan membiarkan diri terlalu lelah dan cobalah untuk tenang, namun juga jangan terlalu sering berada di tempat tidur dalam waktu lama karena bisa memperburuk kondisi yang ada. Serta hindari kegiatan yang mengharuskan untuk bungkuk.
  2. Mempelajari teknik relaksasi, sehingga bisa membantu mengatasi rasa ketidaknyamanan serta berguna saat malam hari jika rasa sakit membuat seseorang sulit untuk tidur.
  3. Mengkompres dengan air hangat, berendam dalam air hangat atau meletakkan botol berisi air hangat bisa membuat ibu hamil sedikit merasa lega.
  4. Cobalah untuk melakukan pijatan khusus ibu hamil, terutama jika dilengkapi dengan latihan peregangan. Namun sebaiknya pijatan ini dilakukan oleh orang yang memang sudah terlatih memijat ibu hamil.

-genta-

Read Full Post »

Family Day 2010

Ini family day di Yutaka yang na ikutin untuk pertama kalinya sebagai Ny. Genta ahahaaaaaiii….  😀

-nina-

nb: Mari kita berdoa agar bisa membawa pulang hadiah utama…satu unit Honda Scoopy….Amiinnn. Hadiah yang lain tidak kalah menarik juga loh, ada kulkas, TV, camdig, kompor gas, mixer, blender, dan masih banyak lagi 😀

-editted by genta-

Read Full Post »

Rumah Kami

Alhamdulillah, kemarin, tepatnya tanggal 30 Juni 2010 kami berhasil melaksanakan akad jual beli rumah yang sudah kami tempati lebih kurang 2 bulan ini, plus pengurusan balik nama dan pengalihan sertifikat dari Hak guna ke Hak milik.

Pagi2 kami meluncur ke BRI buat mengurus pembukaan Rekening. Tadi nya mw sarapan bubur kabita tapi ternyata tutup jd kami langsung ke TKP, disana kami bertemu dengan uda ide yang menjemput pak iman (Pemilik pertama), tapi pak imannya sedang bertemu dengan ibu Anna (Pihak KPR BRI yang sangat membantu). Selang beberapa jam barulah pak iman ke bawah dan kami berkenalan. Walaupun baru pertamakali kenal, ternyata pak iman ga sungkan untuk membuka pembicaraan, dan dari pembicaraannya terdengar kalau dia sudah berpengalaman dalam hal jual – beli rumah. Dan pak iman bilang kalau dia mesti cepat2 ke tempat kerjanya, jadi dia minta proses akadnya dipercepat. Baru kali ini na ketemu orang yg lebih vocal dan lebih ga sabaran dari suami nina heeee….. tiap beberapa menit pak iman tanya ke suami.. gimana…?? udah nyampe mana notarisnya…??

Setelah dapat kabar notarisnya udah berangkat, na sama suami cepat2 menuju ke bu anna untuk menanyakan proses selanjutnya. Dan ternyata disana kami dimintain bukti asli pembayaran DP rumah + mesti membayar biaya2 bank dan biaya2 notaris yang udah di rincikan dan ditotalkan semuanya. Termasuk ditulisin di struk penyetoran jadi kita tinggal nyiapin duit cash trs antri deh di teller. Kemudian pak syakieb mengajak kami turun ke lantai 2, dan si bapak itu jg minta pembeli pertama dan pembeli kedua untuk masuk ke ruangan itu juga.

Kemudian pak syakieb (Analis KPR BRI) memberikan kami struk2nya dan itu berarti kami harus menguras semua uang di tabungan kami yang ternyata masih kurang karena kami sebelumnya ga menghitung biaya2 sertifikat. tapi untungnya uda iyan bisa transfer cepat ke rek nina.

Setelah itu, kamipun meninggalkan pak syakieb dengan pak iman dan pak rudy (pembeli ke 2) untuk menuju ATM untuk ngambil duit dan ke teller untuk penyetoran. Setelah selesai, kami kembali ke lantai 2 lagi, dan ternyata notarisnya blm dateng juga hwhwhw pak iman langsung bilang …”katanya udah di lampu merah?? Manna…masa ga nyampe2…??? “ ….dst…dst….

Ga lama kemudian ibu notarisnya dateng, dan proses akad pun dimulai, pak iman tanda tangan di beberapa berkas, uda juga tanda tangan termasuk nina. Sebelum ttd ibu notaris ngebacain isi berkasnya, trs menanyakan ada yang kurang jelas apa engga. O iya, sebelum itu juga, kami dimintain KTP, KK sama Surat Nikah Asli.

Setelah yang berkaitan sama pak iman selesai, pak iman cepat2 pamit, dan langsung turun. Tapi pak rudy masih memastikan klo uangnya ditransfer hari ini. Tapi karena beda bank, pak syakieb bilang bisa makan waktu 3 jam. Jadi alternatif lainnya yaitu uangnya ditransfer ke rek suami habis itu baru deh kita transferin ke pak rudy. Awalnya pak rudy ga yakin, tapi krn diburu2 sama pak iman akhirnya dia nyerah juga hwhwhwhw…

Pak syakieb langsung mengurus proses pencairan uang, dan na sama suami ke ATM untuk ngambil sisa uang untuk membayar notaris.

Dan alhamdulillah, setelah berdiri lama di depan teller semuanya selesai, semuanya lancar. Kami pun menempati janji kami untuk cepat2 transfer ke pak rudy.

Dan di depan kantor BRI, suami ku menitikkan air mata…. hiks….  sambil bilang “alhamdulillah… alhamdulillah ya Alloh” …. hikks….

Ga lupa kami pun memberi kabar ke uda iyan klo prosesnya udah selesai semua. Setelah itu, kami meluncur pulang, pulang ke rumah kami…. home sweet home!

Thanks to:

  • Orang tua kami, atas doa2 yang dipanjatkan.
  • Uda Iyan, yang udah banyak berjasa mulai dari merekomendasikan rumah ini, seksi sibuk mengurus kelengkapan berkas2 yang berkaitan sama pak rudy, dan mengatur penjemputan pak iman sampai akhirnya bisa datang ke bank untuk akad. Ga Cuma itu, uda iyan juga selalu membantu dari segi finansial bila ada kekurangan dalam mengurus segala biaya2 yang berkaitan dengan rumah.
  • Ni Yani atas kepercayaannya dalam meminjamkan uang untuk membayar pajak2
  • Ni Vera atas dukungannya dalam merenovasi rumah kami, mulai dari rekomendasi tukang, sampe rekomendasi untuk renovasi rumah….hwhwhw terutama dapur.
  • Yosep, atas rekomendasian untuk KPR di BRI, dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan Permata.
  • Anna, atas kemudahan yang diberikan dalam proses KPR.
  • Ully & Mey, buat supportnya dengan berkunjung ke rumah kami.
  • Dan semua yang tidak bisa disebutkan satu per satu….

-Nina-

 

Read Full Post »